Cara Mengatur Budget Belanja Agar Tidak Kebobolan di Era Digital

Perlu diakui jika cara mengatur budget belanja di era digital seperti sekarang itu susah susah gampang. Kini, Anda bisa belanja lebih mudah karena tidak perlu pergi ke mana-mana. Cukup pesan secara online dan barang akan datang ke rumah Anda.
Hanya saja, akibatnya Anda sering kebobolan karena memakai budget lebih banyak daripada seharusnya. Jadi, wajar rasanya jika Anda ingin tahu bagaimana cara mengatur budget belanja dengan efektif. Tips dan cara mengaturnya ada di bawah ini!
Cara Mengatur Budget Belanja Paling Efektif di Era Digital
Khusus bagi Anda yang mencari cara mengatur keuangan untuk pemula paling efektif di era digital, semua tahapannya bisa Anda temukan di sini!
1. Tentukan Budget untuk Kebutuhan Utama
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan budget belanja untuk kebutuhan utama. Setiap rumah tangga pasti akan membutuhkan budget belanja bulanan yang berbeda-beda. Hal ini akan tergantung pada pendapatan, jumlah orang, dan kebutuhannya.
Supaya lebih mudah, buat list belanja bulanan lengkap yang harus selalu ada di rumah Anda. Contohnya seperti sembako, sabun, sampo, uang untuk kontrakan atau kos, listrik, air, dan lain-lain. Anda bisa menulisnya di notes, Excel, atau Sheets secara lengkap.
Buat tabel berisi nomor, nama, dan harga agar mengetahui berapa pengeluaran satu bulan untuk kebutuhan utama. Budget untuk keperluan ini perlu Anda sisihkan dengan segera dan tidak boleh terganggu. Jika tidak, akan merusak cash flow di masa depan.
Asumsikan Anda tinggal sendiri dengan penghasilan Rp 6 juta per bulan. Setiap bulannya, Anda perlu membayar kos, tagihan listrik, dan tagihan air sebesar Rp1 juta. Sedangkan budget untuk keperluan makan, mandi, dan lain-lain adalah Rp2 juta per bulan.
2. Tentukan Budget untuk Kebutuhan Lainnya
Selain kebutuhan utama, bagaimana cara mengatur budget belanja juga perlu Anda terapkan untuk kebutuhan lainnya. Hal ini karena Anda juga butuh hal-hal lain selama hidup, seperti budget untuk jajan, nonton konser, liburan, tabungan pensiun, dan lain sebagainya.
Hingga saat ini, cara mengatur keuangan pribadi yang paling mudah adalah dengan sistem 50/30/20. Jika Anda belum tahu apa itu sistem 50/30/20, istilah ini merujuk pada pemisahan budget sebesar 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk masa depan.
Pastikan untuk selalu memisahkan budget untuk kebutuhan, keinginan, dan masa depan agar pengelolaan keuangan terasa lebih mudah. 50% pendapatan bisa Anda gunakan untuk kebutuhan utama di atas. Lalu, 20% lainnya bisa masuk ke tabungan pensiun.
Setelah menyisihkan untuk kebutuhan utama dan tabungan pensiun, Anda masih memiliki sisa budget sebesar 30%. Sisa budget ini bisa Anda bagi-bagi untuk berbagai keinginan. Contohnya tabungan untuk nonton konser, liburan, beli hp baru, dan lain-lain.
Hanya saja, meskipun termasuk cara mengatur budget belanja paling efektif dan ideal, terkadang penerapannya tidak sesuai karena budget yang terbatas. Jadi, selalu dahulukan kebutuhan utama. Sisanya bisa Anda pakai untuk mewujudkan keinginan dan tabungan.
3. Buat Beberapa Amplop atau Tabungan Digital Berdasarkan Kebutuhan
Setelah mengetahui cara mengatur budget belanja bulanan untuk kebutuhan utama Anda, maka langkah selanjutnya adalah budgeting untuk kebutuhan lainnya. Setiap individu juga punya kebutuhan yang tidak sama. Tapi, metode pembagiannya sama saja.
Dulu, Anda bisa membuat beberapa amplop yang berbeda dan memasukkan uang ke sana. Setiap amplop punya judul tertentu, misalnya seperti amplop untuk kebutuhan harian, amplop untuk jajan dan hiburan, amplop untuk tabungan, dan lain sebagainya.
Namun kini zaman sudah canggih, sehingga cara mengatur uang bulanan juga bisa Anda lakukan secara digital. Anda dapat mengunduh aplikasi bank digital yang menawarkan tabungan untuk dana budgeting sesuai dengan berbagai jenis kebutuhan.
Metodenya tidak jauh berbeda dengan metode amplop, cara penyimpanannya saja yang berbeda. Beri nama setiap tabungan dengan tujuannya, apakah uang tersebut untuk kebutuhan utama atau kebutuhan lainnya agar tidak tertukar ketika Anda menggunakannya.
4. Biasakan untuk Membandingkan Harga Barang Sebelum Membeli
Pada beberapa kasus, total belanja akan melebihi budget karena harga kebutuhan bahan pokok dan kebutuhan lainnya terus naik di pasaran. Karena itu, Anda perlu tips hemat belanja agar tidak kebobolan. Salah satunya adalah dengan membandingkan harga barang.
Kelompokkan barang sesuai dengan kualitas, spesifikasi, fungsi, atau faktor lainnya dan pilih penawaran harga yang paling murah dari kelasnya. Anda juga bisa melihat harga barang dari dua tempat atau lebih untuk menentukan mana pilihan terbaiknya.
5. Rutin Cari Diskon dan Promo
Ketika membandingkan harga, tidak ada salahnya untuk sekalian mencari diskon dan promo produk tersebut. Tujuannya agar pembelanjaan tidak melebihi budget. Ini adalah Cara ini salah satu adalah cara mengatur anggaran bulanan yang paling efektif.
Menariknya, ada beberapa kebiasaan promo dan diskon yang cukup konstan, biasanya terjadi di hari-hari besar tertentu dan di tanggal kembar. Jadi, Anda bisa berbelanja di waktu tersebut untuk mendapatkan harga yang lebih murah dari biasanya.
6. Biasakan Mencatat Pengeluaran
Selain untuk belanja bulanan, ada juga cara mengatur budget belanja harian yang bisa Anda coba, yaitu dengan cara mencatat pengeluaran. Hal ini bisa membantu Anda untuk lebih disiplin saat mengeluarkan uang sekaligus mempermudah proses tracking nantinya.
Pilihannya pun sangat beragam, mulai dari mencatatnya di buku secara manual, melalui Excel atau Google Sheets, dan melalui aplikasi khusus catatan keuangan. Jadi, Anda akan tahu berapa jumlah uang yang sudah Anda keluarkan dan untuk keperluan apa saja.
7. Hanya Keluarkan Uang untuk Hal-Hal Penting
Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah self-control terkait dengan keuangan. Caranya adalah dengan hanya mengeluarkan uang untuk hal-hal yang penting saja. Bukan berarti Anda harus pelit, namun lebih bijak sebelum membeli sesuatu.
Sebagai tips, coba tunda pembelian selama 3 hari atau satu minggu. Jika Anda masih membutuhkan atau menginginkan barang tersebut, maka Anda bisa membelinya. Biasanya, jika tidak terlalu butuh atau terlalu ingin, Anda akan melupakannya begitu saja.
8. Selalu Main Aman Saat Transaksi
Selain cara mengatur budget belanja, jangan lupa untuk selalu main aman saat bertransaksi. Kini, kasus kebobolan bukan hanya terjadi karena Anda overspending. Terkadang, masalah ini terjadi karena Anda kurang berhati-hati dan jadi korban dari kejahatan siber.
Caranya sama sekali tidak sulit, yaitu menjaga privasi terkait dengan PIN ATM dan m-banking, informasi kartu kredit dan kartu debit, dan lain-lain. Lalu, pastikan untuk tidak mengklik link sembarangan karena bisa merupakan phising atau jenis penipuan lain.
Penutup
Itulah beberapa cara mengatur budget belanja yang bisa Anda lakukan dengan mudah. Kuncinya adalah disiplin dan selalu berhati-hati sebelum Anda membeli sesuatu. Selalu utamakan kebutuhan, lalu bisa diikuti oleh keinginan.
Tags: atur budget belanja, belanja hemat, tips belanja online
Cara Mengatur Budget Belanja Agar Tidak Kebobolan di Era Digital
Artikel Lainnya

Rice cooker mini termurah yang ada di Shopee menjadi salah satu barang favorit bagi anak kos. Bukan tanpa alasan, produk satu ini memang dipilih karena bentuknya yang praktis, hemat listrik, dan serba...

Jika membandingkan kehidupan saat ini dengan 20 tahun yang lalu, tentu ada banyak perubahan yang terlihat. Perkembangan teknologi membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Salah sat...

TV LED 32 inch termurah memang menjadi pilihan yang tepat untuk rumah maupun kos. Ukurannya yang pas sangat memanjakan pengguna ketika menonton hiburan melalui televisi. Dengan harga yang terjangkau, ...

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membawa banyak perubahan, termasuk cara orang-orang memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kini, banyak orang memilih memanfaatkan teknologi e-commerce untuk membeli...

Saat ini belum tersedia komentar